Kementerian ICT mengatakan pihaknya berencana untuk membuat layanan jaringan 5G pada pita 28-gigahertz (GHz) tersedia di jalur kereta bawah tanah 2, 5, 6, 7 dan 8 dalam sebuah langkah yang diharapkan secara dramatis meningkatkan kecepatan Wi-Fi di dalam kereta bawah tanah dengan sepuluh kali lipat dari rata-rata saat ini sebesar 71,05 megabit per detik (mbps) menjadi sekitar 700 mbps.
Kementerian berencana untuk menyiapkan peralatan 5G pada bulan April dan memasangnya di dalam kereta bawah tanah pada paruh kedua tahun ini.
Credits: Disruptive.Asia









